You are here
Home > Hukum Aura > Hukum dan Sifat Energi Aura Manusia

Hukum dan Sifat Energi Aura Manusia

AURA1Menarik sekali jika kita membahas tentang Aura. Selain memang manfaatnya yang luar biasa, Aura juga merupakan penanda atau penghubung manusia dengan semua unsur Alam Semesta. Oleh karena itu, pada artikel berikut ini saya akan membahas lebih jauh tentang Hukum dan Sifat Energi Aura Pada Manusia.

Mengapa Anda harus tahu tentang Hukum dan Sifat Energi Aura ? Jawabannya bisa Anda ibaratkan  seperti ini, jika Anda mengenal seseorang tentunya Anda harus tahu sifatnya, pribadinya, asal-usulnya dan lain sebagainya. Sama ketika Anda mengenal Aura, Anda mungkin sudah mengerti Aura itu apa. Namun, agar Anda lebih dalam dan jelas memahami tentang Aura Anda harus tahu Hukum dan Sifat Energi Pada Manusia.

1. Hukum Energi Aura

Sebuah proses, peritiwa atau kejadian tentu ada hukum yang mendasari bagaimana proses itu berlangsung. Misalnya, ada proses gaya tarik-menarik sebuah benda, tentu proses tersebut ada sebuah hukum yang menjadi dasar yaitu Hukum Magnet. Kemudian Contoh Lain,  Ketika Anda menuangkan Air ke dalam gelas, tentunya Air Akan memenuhi ruangan gelas, proses ini terjadi juga ada hukum yag berlaku yaitu Hukum Ruang.

Begitu pun dengan Aura. Aura juga memiliki hukum yang berlaku, yang mengatur dan menentukan kerja dari Aura Manusia. Misalnya ketika Anda di sebuah tempat yang berisi orang-orang yang memiliki Aura negatif, padahal awalnya Aura Anda Positif, maka lama kelamaan Aura positif Anda bisa berubah menjadi negatif. Mengapa Demikian ? Hukum Aura lah yang mendasari itu semua. Apa Saja Hukum Aura itu ? Mari kita bahas  bersama-sama :

1. Hukum Aura Yang Pertama Adalah “Aura bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi tubuh fisik, keadaan mental, ataupun lingkungan seseorang“. Maksudnya yaitu Aura seseorang cenderung menyesuaikan. Mengapa demikian ? Karena Aura adalah penghubung antar makhluk di alam semesta, maka Aura harus bisa menyesuaikan keadaan energi di sekitarnya agar lebih mudah untuk menyesuaikan.

2. Hukum Aura Yang Kedua Adalah “Aura Yang Kuat Akan Mempengaruhi Aura Yang Lemah“. Ini sama dengan Ketika kita menuangkan gelas kedalam air. Kenapa Gelas yang dituangi Air bisa penuh dengan Air padahal sebelum dituangi air tentu di dalam gelas kosong tersebut sudah Ada udara di dalamnya ? Jawabannya Karena Masa Jenis Udara Lebih Kecil dari pada Masa Jenis Air, Sehingga Air lebih mudah menguasai ruangan gelas dari pada udara. Sama dengan Aura, Ketika Energi Aura Seseorang Lemah maka akan lebih mudah dipengaruhi oleh energi Aura lingkungannya yang lebih Kuat. Sehingga Akibatnya, biasanya orang yang memiliki lebih lemah cenderung akan mengikuti Energi Aura yang lebih kuat.

Kedua Hukum Aura tersebut yang mendasari kerja Aura manusia. Yang pengaruhnya bisa kita lihat sehari-hari. Misalnya, Kenapa seseorang menjadi mudah percaya dengan perkataan seseorang. Kemudian mengapa Ada Orang di sekitar Anda yang selalu beruntung dalam setiap usaha dan pekerjaannya, atau efek-efek lainnya.

Dari kedua Hukum Aura tersebut, kita bisa dalami lagi yaitu mengenai Sifat-Sifat Aura. Jika Hukum adalah dasar, maka sifat ini adalah karakteristik. Ada 3 Sifat Aura di Muka Bumi Ini dan berikut penjelasannya :

1. Sifat Utama dari Aura adalah MEMPENGARUHI, baik mempengaruhi diri sendiri dan orang lain yang ada disekitar sumber Aura. Sudah saya sebutkan di Hukum Aura bahwa “Aura yang Kuat akan mempengaruhi Aura yang lemah“. Penjelasan sifat aura yang pertama ini merupakan penjelasan dan implementasi dari Hukum Aura tersebut, bahwa Aura memang bisa mempengaruhi keadaan di sekitarnya. Saya Ambil contoh begini, baru-baru ini hangat sekali dibicarakan tentang Calon Presiden dan Wakil Presiden. Pada proses pencalonan tersebut, ada fase yang dinamakan dengan Kampanye. Pada saat Kampanye, capres ataupun cawapres akan sama-sama berpidato, kemudian Anda sebagai masyarakat tentu akan mendengarkan pidato tersebut hingga pada suatu titik Anda beranggapan ini capres yang terbaik menurut anda. Pertanyaannya mengapa Anda bisa beranggapan seperti itu ? Sadar ataupun tidak, ketika Anda sudah berpendapat demikian maka Aura Anda sudah terpengaruh oleh Aura Capres ataupun Cawapres tersebut, sehingga bisa dikatakan bahwa Aura Anda lebih lemah dbandingkan dengan Aura Capres ataupun Cawapres tersebut. Lalu, apakah Anda bisa memiliki Aura yang lebih kuat dan cemerlang dari pada Aura Capres dan Cawapres tersebut ? Jawabannya BISA. Caranya Anda bisa mengikuti Buka Aura. Caranya bisa Anda lihat disini.

2. Aura tidak hanya ada pada Manusia. Semua Makhluk di Alam semesta termasuk Binatang, Tumbuhan, Bangunan, Batu dan   lain sebagainya juga memiliki Aura. Seperti yang saya jelaskan bahwa Aura Adalah penghubung (connecter) Antara suatu makhluk di alam semesta dengan makhluk lainnya. Oleh Karena itu semua hal yang Ada di Alam Semesta ini tentu dan pasti memiliki Aura.

3. Kemampuan Energi Setiap Makhluk Menghasilkan Aura Berbeda. Mengapa demikian ? Perbedaan ini ditentukan oleh banyak faktor. Beberapa diantaranya adalah Kerja Pusat Inti Energi dalam Tubuh Makhluk (Cakra), Untuk Manusia tentu Karena adanya masalah, dan keadaan fisik seseorang yang berbeda-beda sehingga akan menghasilkan Energi Aura yang berbeda pula.

Ok, Anda sudah tahu tentang HUKUM dan SIFAT ENERGI AURA MANUSIA. Sekarang Tentunya Anda sudah tahu lebih jauh tentang mekanisme atau cara kerja Aura. Sadar ataupun tidak, Diri Anda memiliki potensi yang sama untuk berhasil dan sukses dalam kehidupan. Anda bisa menjadi orang yang berpengaruh dengan meningkatkan Aura Anda. Satu Kunci Penting yang harus Anda ketahui, Kunci tersebut adalah kemauan Anda untuk meningkatkan Aura Anda dan menjadi manusia yang lebih sukses, lebih berkualitas dan lebih bermartabat.

Tolong Dishare Ya...
Top