You are here
Home > Gaya Hidup & Pengembangan Diri > Tenaga Dalam Dengan Energi Aura VS Energi Dari Khodam

Tenaga Dalam Dengan Energi Aura VS Energi Dari Khodam

Berdasarkan literature maupun hasil pengamatan, diketahui bahwa tenaga dalam yang kita kenal selama ini adalah usaha memperkuat tameng energy aura di sekitar tubuh kita.

Bukan hanya para ahli hikmah ataupun orang-orang tua kita zaman dahulu saja yang meyakini jika aura adalah kekuatan tenaga dalam terbesar yang ada pada diri kita, bahkan para ahli teknologi dan foto aura pun meyakini hal tersebut, yang mana hingga akhirnya kini kita tahu jika aura benar-benar bisa kita lihat secara nyata.

Dan aura tak hanya bisa dilihat secara nyata saja, aura pun bisa kita manfaatkan untuk memperkuat tenaga dalam kita.

 

Tenaga Dalam Dengan Aura VS Tenaga Dalam Dengan Khodam

Bagi anda yang sudah bergelut dalam kemampuan tenaga dalam dengan menggunakan ilmu khodam yang mengatakan bahwa seorang yang mengelolah rohaninya (tenaga dalam) maka ia dijaga, dilindungi dan dikelilingi pleh khodam dari makhluk halus seperti jin aupun malaikat.

Para ahli hikmah juga mengatakan bahwa seseorang yang mengamalkan suatu amalan tertentu maka ia dijaga oleh khodam ayat yang dibacanya. Da statement yang lain juga banyak yang mengarah pada persoalan tersebut seperti halnya bahwa Tuhan akan selalu mengirimkan malaikat penjaga kepada orang mukmin dan sebagainya.

Jika kita mengenal Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptkan dari sinar (noor), maka kita pun mengenal aura adalah sinar gaib yang mengittari tubuh manusia.

Menurut keyakinan para ahli aura, warna aura tergantung pada kondisi mental seseorang. Para ahli aura mengatakan bahwa orang yang dalam keadaan tenang seperti ketika setelah sholat atau ketika sedang bertafakur maka pancaran sinar auranya adalah biru atau terkadang keputih-putihan.

tameng-energi

Hal ini sama seperti apa yang kita percayai dalam keagamaan kita, dimana para ahli hikmah mengatakan jika khodam atau sinar gaib yang mengitari tubuh manusia tergantung dari kondisi mentalnya, maka orang sabar disertai malaikat, sementra orang marah disetai setan. Hal ini menunjukan jika aura tubuh kita akan berubah-ubah sesuai dengan kondisi mental yang kita alami.

Kemudian, dari ahli kebatinan ditemukan bahwa mereka meyakini jika ketika ia dibacok ternyata tidak luka, ia menjelaskan jika yang melindunginya adalah khodam yang menjaganya. Sedangkanpara ahli tenaga dalam dari Jepang meyakini jika kekebalan kulit saat diberi sabetan ia tidak mengalami cidera karena auranya lah yang melindungi dirinya

 

Tenaga Dalam Dengan Aura Dan khodam Adalah Energi Yang Sama

Sepenuhnya, semua itu menyimpulkan satu kejelasan yang nyata, dimana walaupun tenaga dalam diartikan dengan bahasa yang berbeda, baik itu menggunakan energy khodam ataupun dengan energy aura, pada dasarnyaa itulah selubung energy tubuh yang ada di lingkaran diri kita

Dan semua itu asalnya dari Tuhan yang maha kuasa.

Tolong Dishare Ya...
Top